Anggaran Kementerian Agama pada Tahun 2021 lebih dari Rp66 Triliun

- 5 Desember 2020, 16:40 WIB
Sekjen Kemenag Nizar Ali
Sekjen Kemenag Nizar Ali /dok.IG informasihaji

 

Tuban Bicara - Alokasi dana yang diterima Kementerian Agama ditahun 2021 sebesar Rp66 Triliun untuk operasional.

Sekjen Kemenag Nizar Ali menjelaskan, jika anggaran tersebut dialokasikan dalam dua fungsi, yaitu fungsi agama sebesar Rp. 11.075.918.924.000 (16,54%) dan fungsi pendidikan sebesar Rp. 55.885.467.898.000 (83,46 %).

Selanjutnya terdapat program strategis yang akan dilakukan Kemenag yaitu dukungan manajemen, pendidikan tinggi, pendidikan usia dini, kerukunan dan layanan umat beragama, kualitas pengajaran dan pembelajaran dan wajib belajar 12 tahun.

Baca Juga: Hadapi Era Baru, Kemensos Siapkan Tata Kelola SDM

“Anggaran untuk pengembangan pendidikan tinggi mencapai Rp. 6.987.656.465,-yang tersebar di unit eselon I, termasuk yang dialokasikan pada 58 PTKIN se-Indonesia”, ujar Mantan Direktur Diktis ini saat memberikan sambutan secara virtual pada Focus Group Discussion Wakil Rektor (WR)/Wakil Ketua (WK) II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan se-Indonesia, Jumat 04 Desember 2020.

Dihadapan WR/WK II, Nizar menegaskan kebijakan anggaran diarahkan untuk mendukung terciptanya SDM aparatur yang berintegritas dan berkinerja tinggi, penguatan bantuan sosial (melakukan perluasan target KIP Kuliah), serta dukungan belanja modal.

Dikesempatan yang sama Suyitno mencontohkan mahasiswa PAI yang ingin mendalami kajian Al-Qur'an bisa mengambil keahlian di Program Studi IAT (Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir) sehingga mendapatkan dua kesarjanaan. Pun dalam ilmu-ilmu lainnya pada PTKIN.

Baca Juga: Lewat Tagar #IndonesiaBicaraBaik, Menkeu Terima Penghargaan pada Anugrah Perhumas 2020

“Posisi WR/WK II sangat penting karenanya menyangkut perencanaan sekaligus keuangan dan itu akan menentukan cetak biru pengembangan PTKIN,” tegas Suyitno yang didampingi Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Ruchman Basori.

Halaman:

Editor: Imam Sarozi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah