Hadapi Era Baru, Kemensos Siapkan Tata Kelola SDM

- 5 Desember 2020, 16:28 WIB
Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Malang
Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Malang /intagram @kemensosri/



Tuban Bicara - Sesuai intruksi Presiden RI, Joko Widodo bahwa 5 tahun kedepan Indonesia akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia, penyederhanaan birokrasi, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi dan transformasi ekonomi.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat menyebutkan bahwa Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara selalu berpesan apapun jabatan dan apapun yang kita kerjakan yang paling penting adalah bagaimana caranya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

Baca Juga: Lewat Tagar #IndonesiaBicaraBaik, Menkeu Terima Penghargaan pada Anugrah Perhumas 2020

Oleh karena itu, memasuki era baru dalam sistem tata kelola sumber daya manusia melalui penyetaraan jabatan ini perlu adaptasi.

"Perlu adaptasi yang cepat terhadap arus besar perubahan," pungkas Harry, pada kegiatan Uji Kompetensi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan UPT Rehabilitasi Sosial Jawa Tengah Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Balai Besar "Prof. Dr. Soeharso" Surakarta.

Baca Juga: Presiden Jokowi Lepas Ekspor Produk Indonesia Sebesar Rp23,75 Triliun

Harry juga menjelaskan bahwa pada jabatan fungsional, keahlian dan kompetensi itu hal yang menjadi kekuatan dalam bekerja.

"Jadi penghormatan terhadap seseorang bukan karena jabatannya strukturalnya, tetapi karena kompetensi keahliannya," tuturnya. Dikutip Tuban Bicara dari laman resmi kemsos.go.id. Sabtu, (05/12/20).

Harry juga berharap, kegiatan ini mampu direplikasi di Balai Besar/Balai/Loka Rehabilitasi Sosial lainnya.

Baca Juga: FORMI Jatim Beri Penghargaan kepada Tujuh Daerah Pemenang 'Jatim Seger'

"Semua akan mendapatkan informasi dan kesempatan yang sama," pungkas Harry.

Halaman:

Editor: Imam Sarozi

Sumber: kemsos.go.id


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah