Liverpool kalah, Pelatih Southampton Hasenhuettl Menangis

5 Januari 2021, 12:52 WIB
Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuettl /instgram.com/southamptonfc/

Tuban Bicara - Liverpool sang juara bertahan Liga Premier Inggris secara mengejutkan dikalahkan 1-0 oleh lawannya Southampton pada lanjutan Liga Inggris, Senin waktu setempat atau Selasa WIB.

Pelatih Southampton Ralph Hasenhuettl hingga meneteskan air mata kegembiraan dan berlutut saat peluit akhir setelah Danny Ings membuat The Saints menang atas Liverpool.

Perayaan emosional Hasenhuettl itu mungkin membuat beberapa penggemar berpikir bahwa Southampton baru saja mengamankan gelar Liga Premier.

Baca Juga: Wajib Tau! Inilah Jadwal Uji Coba Timnas U-19 Indonesia di Spanyol

Namun, kemenangan atas Liverpool adalah kejadian langka bagi The Saints dan pantas dirayakan Hasenhuettl yang mengambil alih klub pantai selatan pada 2018 itu.

"Ada air mata di mata saya - karena angin! Ketika anda melihat tim kami berjuang dengan semua yang mereka miliki, itu membuat saya sangat bangga.

Anda harus memiliki permainan yang sempurna untuk melawan Liverpool dan saya pikir kami memang memiliki itu. Kata Hasenhuettl dikutip Tuban Bicara dari antaranews.com,Selasa.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Liga Spanyol, Atletico Kembali Ke Puncak Klasemen Setelah Menang 2-1 Atas Alaves

Southampton dipaksa bertahan dalam waktu lama di babak kedua, dan dia mengakui timnya harus bekerja keras saat tambahan waktu hingga akhirnya mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

"Rasanya kami berada di bawah tekanan besar dan pertahanan di sekitar kotak penalti adalah kuncinya hari ini, kemudian tetap mencoba dan bermain tenang. Kami melakukannya dengan cara yang baik," katanya.

Dari pihak Liverpool, pelatih Juergen Klopp merasa sangat frustrasi setelah trio penyerang Roberto Firmino, Mohamed Salah dan Sadio Mane gagal mencetak gol meski mendominasi penguasaan bola di babak kedua.

Baca Juga: Klasemen Liga Italia Serie A : AC Milan Kembali Diposisi Puncak yang Sebelumnya Ditempati Inter

"Apa yang mengecewakan? Berapa lama waktu yang kita punya?" katanya kepada BBC. "Di awal, jelas, bukan hanya soal gol tapi awal secara umum. Selamat untuk Southampton, mereka pantas mendapatkannya."

Pelatih asal Jerman berusia 53 tahun itu mengatakan bahwa timnya tahu apa yang diharapkan dari Southampton, namun timnya terjebak di awal pertandingan tidak bisa mengembalikan ke permainan terbaik.

"Di awal, bagaimana kami bermain, di mana kami kehilangan bola - ini bukan ilmu roket. Kami seharusnya melakukan lebih baik. Kami bermain di tangan mereka dari awal," katanya.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Liga Spanyol, Barcelona Taklukan Huesca 1-0 Saat Messi Capai 500 Laga di La Liga

Mereka adalah para pemain yang luar biasa, tetapi mereka tidak siap sejak awal.***

Editor: Edison T

Sumber: Antaranews.com

Tags

Terkini

Terpopuler