Kemenag Tanggani Sektor Pendidikan Keagamaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

- 26 November 2020, 14:31 WIB
Fachrul Razi dalam keterangan pers
Fachrul Razi dalam keterangan pers /instagram @sekertariat.kabinet/

Tuban Bicara Dampak Covid-19 yang begitu luar biasa mendapat perhatian lebih dari sejumlah kementerian. Salah satunya sektor pendidikan Keagamaan.

Dalam keterangan pers bersama mengenai perkembangan penanganan pemulihan ekonomi nasional di Kantor Presiden, Rabu (25/11), Kementerian Agama (Kemenag) turut mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam sektor pendidikan keagamaan.

Kemenag mengalokasikan dana mencapai Rp5,7 triliun untuk pemberian beberapa program bantuan.

Baca Juga: Dorong Roda Ekonomi Arus Bawah, Presiden: Kita Bisa Manfaatkan APBN dan APBD

Baca Juga: Pengesahan Omnibuslaw UU Cipta Kerja Jadi Langkah untuk Kembangkan Ekonomi Digital

“Besaran bantuan yang dialokasikan mencapai Rp5,7 triliun atau tepatnya Rp5.793.467.955.000. Besar sekali anggaran itu dan kami manfaatkan sangat baik,” ujar Menteri Agama Fachrul Razi. Dilansir Tuban Bicara dari Sekkab.go.id.

Lebih jauh Fachrul Razi menjelaskan, jika  anggaran tersebut dialokasikan untuk subsidi penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di madrasah dan subsidi kuota internet untuk mahasiswa.

Selain itu juga bantuan operasional untuk pendidikan keagamaan Islam, pondok pesantren, madrasah diniyah takmiliyah dan lembaga pendidikan Alquran. Bantuan daring juga diberikan untuk pondok pesantren dan bantuan untuk guru Raudhatul Athfal, madrasah, dan guru pendidikan agama Islam.

Baca Juga: Tidak Ada Lagi Prioritas, Semua Guru Honorer Boleh Ikut Seleksi

Halaman:

Editor: Imam Sarozi

Sumber: Setkab.go.id


Tags

Terkait

Terkini