"Selamat @JoeBiden dan@KamalaHarris pada pelantikan sebagai t ke-46 dan wakil presiden ke-49 Amerika Serikat," tulis Presiden dalam akun Instagram @jokowi, sebagaimana dikutip di Jakarta, Kamis.

Kemitraan strategis antara Amerika Serikat dan Indonesia dapat terus diperkuat, harapan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi di bawah kepemimpinan Presiden Biden.

 
 

"Mari kita terus memperkuat kemitraan strategis, tidak hanya untuk kepentingan kedua negara kita, tetapi untuk dunia yang lebih baik," tulis Jokowi.

Presiden ke-46 Amerika Serikat (AS) Joe Biden resmi dilantik pada hari Rabu waktu setempat.

Dalam pidatonya, Biden bersumpah untuk mengakhiri "perang tak beradab" di negaranya yang terpecah belah dan terguncang oleh ekonomi yang terpukul dan pandemi virus corona yang telah menewaskan lebih dari 400.000 warganya.

 
 
Baca Juga: 5 Zodiak Ini Terlihat Cuek, Namun Memiliki Hati Yang Lembut

Sambil meletakkan tangan di atas Alkitab warisan keluarganya selama lebih dari seabad, Biden mengambil sumpah jabatan yang dilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung AS John Roberts, yang mengikat Presiden untuk "melestarikan, melindungi, dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat".

"Melalui cobaan selama berabad-abad, Amerika telah diuji lagi, dan Amerika telah bangkit menghadapi tantangan," kata Biden saat menyampaikan pidato pelantikannya.

Biden melanjutkan, "Hari ini kita merayakan kemenangan bukan dari seorang kandidat, tetapi karena sebuah tujuan: demokrasi [...] Pada saat ini, teman-temanku, demokrasi telah menang."

Biden (78) menjadi Presiden AS tertua dalam sejarah, yang dilantik dalam upacara berskala kecil di Washington karena kekhawatiran akan virus corona dan keamanan, menyusul serangan di Kongres AS atau US Capitol oleh para pendukung mantan Presiden Donald Trump, 6 Januari lalu.