Kamu Sering Maksiat? Bacalah Doa Ini Agar Dihindarkan Dari Segala Bentuk Kemaksiatan

- 19 Januari 2021, 18:38 WIB
ILUSTRASI maksiat di klub malam.
ILUSTRASI maksiat di klub malam. /Pixabay/.*/Pixabay

Tuban Bicara - Sebagai seorang muslim, kita dianjurkan untuk menghindari segala hal yang dilarang oleh Allah SWT. Salah satunya, kita harus menjauhi perbuatan maksiat.
Ketika seseorang sudah terjerat ke dalam perbuatan maksiat, maka akan sulit bagi
Mereka untuk lepas menjauhi maksiat.Selain berikhtiar sebaiknya kita juga memohon bantuan Allah SWT dengan rutin membaca doa.

Baca Juga: Lakukan 3 Amalan Ini Jika Kamu Sedang Menempati Rumah Baru

Dilansir Tuban Bicara dari berbagai sumber, berikut doa agar Allah SWT menjauhkan kita dari perbuatan maksiat.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ التَوْبَةَ وَدَوَامَهَا وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ المَعْصِيَةِ وَأَسْبَابِهَا وَذَكِّرْنَا بِالخَوْفِ مِنْكَ قَبْلَ هُجُومِ خَطَرَاتِهَا، وَاحْمِلْهُ عَلَى النَّجَاةِ مِنْهَا وَمِنْ التَّفَكُّرِ فِي طَرَائِقِهَا وَامْحُ مِنْ قُلُوبِنَا حَلَاوَةَ مَا اجْتَبَيْنَاهُ مِنْهَا، وَاسْتَبْدِلْهَا بِالكَرَاهَةِ لَهَا وَالطَّمَعِ لِمَا هُوَ بِضِدِّهَا
Teks latin :

"Allāhumma innā nas’alukat taubata wa dawāmahā, wa na‘ūdzu bika minal ma‘shiyati wa asbābihā, wa dzakkirnā bil khaufi mina qabla hujūmi khatharātihā, wahmilhu alān najāti minhā wa minat tafakkuri fī tharā’iqihā, wamhu min qulūinā halāwata majtabaināhu minhā, wastabdilhā bil karāhati lahā wat thama‘I li mā huwa bi dhiddihā."

Baca Juga: Lirik Syair Li Khomsatun - (Doa Penangkal Wabah)

Artinya:

"Ya Allah, kepada-Mu kami meminta pertobatan dan kelanggengannya. Kepada-Mu, kami berlindung dari maksiat dan sebab-sebabnya. Ingatkan kami agar takut kepada-Mu sebelum datang bahaya maksiat. Bawakan ketakutan itu untuk menyelamatkan kami dari maksiat dan dari pikiran di jalanan maksiat.
"Hapuskan kelezatan maksiat yang kami pilih dari hati kami. Gantikan kenikmatan itu dengan rasa tidak suka dan keinginan terhadap lawanan maksiat,” (Perukunan Melayu, ikhtisar dari karya Syekh M Arsyad Banjar, [Jakarta, Al-Aidarus: tanpa tahun], halaman 100)".***

Editor: Edison T


Tags

Terkait

Terkini