Harga Emas Merosot! Sekarang Berada di Bawah 1.700 Dolar AS

- 6 Maret 2021, 11:30 WIB
Harga Emas Merosot Hingga Berada di Bawah 1.700 Dolar AS
Harga Emas Merosot Hingga Berada di Bawah 1.700 Dolar AS /aliefia rizky///pexels//user:Michael Steinberg

Peningkatan terbesar dalam empat bulan dan jauh lebih baik daripada peningkatan 166.000 pada Januari dan tingkat pengangguran turun menjadi 6,2 persen di Februari dari 6,3 persen pada Januari.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Kemitraan Strategis Antara Amerika Serikat Dan Indonesia Harus Diperkuat

Data pekerjaan AS meningkatkan harapan seputar pemulihan ekonomi yang cepat didorong oleh stimulus fiskal besar-besaran dan dorongan vaksinasi.

Data ekonomi yang kuat mengangkat imbal hasil pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan ke level tertinggi sejak Februari 2020, sementara dolar juga melonjak.

Ketua Federal Reserve (Fed) AS Jerome Powell pada Kamis 4 Maret 2021 mengulangi janjinya untuk menjaga kredit tetap longgar dan mengalir sampai warga Amerika kembali bekerja.

Baca Juga: Mengejutkan! Lama Tak Muncul Menhan Prabowo Subianto Dukung Vietnam dan Apresiasi Amerika Serikat

Pernyataan Powell mengecewakan investor emas yang mengharapkan dia untuk bertindak atas lonjakan baru-baru ini dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun, yang telah mengirim emas berada di bawah 1.700 dolar AS per ounce.

"Pasar emas mengembalikan keuntungan akibat pandemi. Penurunan di bawah 1.700 dolar AS per ounce membuat pasar tampak rapuh," kata analis HSBC dalam sebuah catatan.

"Pernyataan-pernyataan Powell - meskipun bukan hal baru - telah memadamkan untuk momen segala kemungkinan bahwa Fed akan bertindak atas kenaikan imbal hasil lebih jauh dari kurva. Kenaikan imbal hasil lebih lanjut dapat menurunkan emas dan logam mulia lainnya."

Baca Juga: Ada Campur Tangan Negara Amerika Dibalik Kepulangan Habib Rizieq, Benarkah? Ini Penjelasan Mahfud MD

Halaman:

Editor: Muchlis T

Sumber: Antaranews.com


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X